Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

PERTEMUAN 15 (NAT)

Gambar
1. LANDASAN TEORI NAT dapat didefinisikan sebagai penerjemah alamat IP address local agar dapat terkoneksi kedalam alamat IP Public. Penggunaan NAT mirip dengan penggunaan Classless Inter-Domain Routing (CIDR). Penggunaan NAT mampu untuk melakukan pengurangan jumlah IP Publik dengan jumlah yang sangat luar biasa. Dan penggunaan NAT benar-benar berguna ketika terdapat dua perusahaan yang ingin melakukan duplikasi alamat lokalnya.  Keuntungan NAT  Menghemat skema pengalamatan yang terdaftar secara hukum Meningkatkan fleksibilitas koneksi ke jaringan publik  Menyediakan keamanan jaringan  Kekurangan dari NAT  Kinerja terdegradasi  Tunneling lebih rumit 2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM 3. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM 4. KESIMPULAN NAT dapat didefinisikan sebagai penerjemah alamat IP address local agar dapat terkoneksi kedalam alamat IP Public. Penggunaan NAT mirip dengan penggunaan Classless Inter-Domain Routing (CIDR). Penggunaan NAT mampu untuk melakukan penguranga...

PERTEMUAN 14 (DHCP)

Gambar
1. LANDASAN TEORI      DHCP Server merupakan sebuah layanan yang secara otomatis memberikan IP Address kepada komputer yang memintanya, sedangkan komputer yang melakukan request disebut dengan DHCP Client.  Adapun antara lain manfaatnya yaitu: Memungkinkan suatu client menggunakan satu IP Address untuk jangka waktu tertentu. Memberikan satu IP Address dan parameterparameter konfigurasi lainnya kepada client, seperti pemberian DNS Server & Default Gateway. Mampu mencegah terjadinya IP Conflict didalam jaringan yang besar. 2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM 3. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN 4. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM 5. KESIMPULAN DHCP Server merupakan sebuah layanan yang secara otomatis memberikan IP Address kepada komputer yang memintanya.Sedangkan komputer yang melakukan request disebut dengan DHCP Client. 

PERTEMUAN 13 ( ACL)

Gambar
1. LANDASAN TEORI ACL adalah daftar urutan izin atau penolakan pernyataan yang berlaku untuk alamat atau protokol lapisan atas. ACL menyediakan cara ampuh untuk mengontrol lalu lintas masuk dan keluar dari jaringan . Kita dapat mengonfigurasi ACL untuk semua protokol jaringan yang dirutekan. Alasan terpenting untuk mengonfigurasi ACL adalah untuk menyediakan keamanan bagi jaringan Anda. 2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM 3. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN 4. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM 5. KESIMPULAN Access Control List (ACL) pada dasarnya berfungsi untuk mengelola dan mengatasi sebuah permasalahan jaringan dibidang keamanan dan akses. ACL merupakan perintah konfigurasi router yang dapat mengkontrol apakah router mengizinkan atau menolak paket data untuk melewatinya berdasarkan kriteria yang ditentukan dalam sebuah paket. Secara default router tidak memiliki ACL.

PERTEMUAN 12 (INTER-VLAN)

Gambar
1. LANDASAN TEORI InterVLAN adalah komunikasi antar host dalam sebuah VLAN dengan host dalam VLAN yang lain. Jadi perbedaannya VLAN adalah sekelompok perangkat LAN yang saling terkonfigurasi , sedangkan interVLAN bisa dikatakan sebagai penghubung komunikasi host antar VLAN satu dengan lainnyaInter-VLAN Routing pada dasarnya berfungsi untuk menghubungkan beberapa VLAN yang berbeda agar dapat saling berkomunikasi. Dikarenakan setiap paket data yang akan dikirimkan akan melalui proses routing terlebih dahulu, baru diteruskan ke tujuan.  Hal ini dilakukan karena proses routing hanya meneruskan paket data saja, bukan menyebarkan paket data ataupun broadcast untuk menemukan alamat tujuan 2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM 3. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN 4. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM 5. KESIMPULAN VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebu...

PERTEMUAN 11 (VLAN)

Gambar
1. LANDASAN TEORI Virtual Local Area Network (VLAN) merupakan sebuah teknologi yang terdapat pada switch managed. VLAN biasanya digunakan untuk meningkatkan kinerja pada jaringan dengan memisahkan broadcast jaringan besar menjadi beberapa broadcast jaringan yang lebih kecil.  VLAN menyediakan cara untuk menggabungkan beberapa buah VLAN agar dapat terkoneksi dengan satu buah VLAN, metode ini disebut dengan trunking.Virtual LAN (VLAN) merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan, sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.   VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched yang sama.  2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM Gambar 1.1 (praktek 1) gambar 1.2 (praktek 2) 3. IDENTIFIKASI MASA...

PERTEMUAN 10 (Port Security)

Gambar
1. LANDASAN TEORI Switching Concepts & Configuration Switch memanaged adalah switch ini dapat di konfigurasi sesuai dengan kebutuhan jaringan. Switch unmanaged (Secara Umum) adalah switch unmanaged sudah siap pakai (ping&play),                  switch unmanaged harganya lebih murah di bandingkan dengan switch managed. Redundant adalah kondisi yang terjadi pada 2 objek yang sama. Cara untuk melakukan remote switch cisco, yaitu : 1.      Menggunakan kabel consol untuk menghubungkan pc ke pc port console pada switch untuk melakukan konfigurasi. 2.      Informasi ip meliputi (address, subnet mask, gateway) yang akan diberikan ke Switch Virtual Interface (SVI). Secure Remote Access (SSH) : a.   Secara shell (SSH) adalah protokol yang menyediakan koneksi pada Comand-Line. b.   Karena fitur enkripsi yang kuat, SSH harus mengganti Telnet untuk koneksi manajemen. c.   Secara default, ...

PERTEMUAN 9 (Teknik Dasar Switching)

Gambar
1. LANDASAN TEORI Switch Switch merupakan salah satu Hardware yang digunakan didalam jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer pada layer protokol jaringan. Switching dapat diartikan sebagai penguat sinyal pada jaringan komputer, sehingga dengan menggunakan perangkat Switch maka komputer akan dapat saling terhubung dengan komputer lain dengan jarak yang cukup jauh.  Type Switch Switch Unmanaged Switch unmanaged sudah siap pakai (plug & play).  Switch unmanaged harganya lebih murah dibandingkan dengan switch managed.  Switch Managed  Switch ini dapat dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan jaringan. 2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM 3. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM Switch merupakan salah satu Hardware yang digunakan didalam jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer pada layer protokol jaringan. Switch juga dapat digunakan sebagai perangkat untuk melakukan penyaringan (filtering) paket data didalam sebuah jaringan. 5....

PERTEMUAN 8 (UTS)

Gambar
MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM Gambar 1.1 Konfigurasi CISCO PACKET TRAC ER Di Praktikum ini membahas dari UTS yang telah di laksanakan sebelum nya dengan materi membuat sebuah warnet yang berlantai 3 dimana kita menggunakan 11 PC untuk lanta 1, 11 PC untuk lantai 2, 1 PC untuk lantai 3, 3 Router pada tiap lantai, 3 Switch/Hub pada tiap lantai, dan 1 access point. Yang nantinya akan di hubungkan dengan kabel Cross – Over dan kabel Stright.   Kemudian, nantinya akan di coba untuk uji koneksi dari Lantai 1 ke Lantai 2 atau dari lantai 1 ke lantai 3. Agar berhasil dalam melakukan komunikasi atau dapat melakukan PING pada tiap salah satu dari PC pada tiap lantai tersebut. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN Pada percobaan dalam menghubungkan Router seperti gambar 1 . 1, dimana permasalahan nya yang sering / berulang kali terjadi mengalami Failed saat mengirim pesan atau melakukan PING melalui Command Prompt dari PC bagian Lantai 1 menuju ke Lantai 2, dan untuk cara mengatasi nya yait...

PERTEMUAN 7 (Routing Dynamic Dengan EIGRP)

Gambar
1. LANDASAN TEORI Enchanged Interior Gateway Routing Protocol atau bisa disingkat EIGRP merupakan salah satu tipe dynamic routing yang open standard (sebelumnya proprietary Cisco).  EIGRP bisa disebut juga sebagai routing distance vector, advanced distance vector, atau bisa juga routing protocol hybrid. EIGRP ini termasuk classless routing protocol (mendukung subnetmask selain 255.255.255.0 alias /24, misal 255.255.0.0 /16 dan 255.0.0.0 alias /8 ).  Administative Distance EIGRP ini adalah 90. Update perubahan topologi dilakukan secara berkala, dengan hello packet setiap 5 detik yang mana menggunakan multicast 224.0.0.10.  Hop count yang dapat dilakukan tipe routing ini sebesar 255 (100). Tiga tabel penting dalam EIGRP : Routing Table : Menampilkan rute terbaik yang menuju jaringan tujuan Neighbor table : Menampilkan informasi berupa router yang terhubung langsung. Tabel topologi : Menampilkan rute terbaik yang dipelajari dari masing-masing tetangga 2. MATERI PERCOBAAN/PRA...

PERTEMUAN 6 (Routing Dynamic I)

Gambar
1. LANDASAN TEORI Routing dynamic adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara membuat jalur  komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Jika ada  perubahan topologi di dalam jaringan, maka router akan otomatis membuat jalur  routing yang baru. Routing dynamic ini lebih mudah dilakukan daripada menggunakan  routing static dan default.  2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM 3. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN 4. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM 5. KESIMPULAN Berdasarkan hasil praktikum dan analisa diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : 1.       Perangkat baik end-device ataupun network-devicee dengan alamat IP yang berbeda jaringan dapat saling terhubung. alamat IP dengan jaringan yang berbeda tersebut dapat terhubung dengan menggunakan teknologi dynamic routing yang dibuat menggunakan perangkat router. 2.       Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis a...

PERTEMUAN 5 (Routing Static II : Teknik Routing Lanjutan)

Gambar
1. LANDASAN   TEORI             Static  Routing  yaitu teknik roouting yang dilakukan secara langsung pada router yang akan di setting secara manual (static). Static routing ini memiliki keunggulan dalam hal pemakaian CPU dan RAM yang lebih rendah serta unggul dalam security (keamanan), sehingga static route masih sangat umum digunakan pada jaringan skala kecil dan menengah. Static route juga masih sangat umum bagi masyarakat karena jaringan ini masi digunakan dengan skala kecil dan menengah, seperti; perkantoran, warnet, perumahan dll.       2. MATERI   PERCOBAAN/PRAKTIKUM Gambar 2.1 Konfigurasi CISCO PACKET TRAC ER       Di Praktikum ini membuat sebuah  Routing Static  lanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan menggunakan perintah yang sama yaitu  CLI (Command Line Interface)  dimana kita menggunakan Tiga Router, Tiga Switch/Hub dan beberapa PC,  yang telah...

PERTEMUAN 4 (Routing Static Dasar)

Gambar
1. LANDASAN TEORI Routing adalah adalah sebuah proses untuk meneruskan paket-paket jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah Internetwork. Routing juga dapat merujuk kepada sebuah metode penggabungan beberapa jaringan sehingga paket-paket data dari satu jaringan ke jaringan selanjutnya.  Routing static adalah jenis routing yang dilakukan admin/pengelola Jaringan untuk mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang dituju secara manual.  Semua router menggunakan  IP address tujuan untuk mengirim paket.  Agar keputusan routing tersebut benar, router harus belajar bagaimana untuk mencapai tujuan. Ketika router menggunakan routing dinamis, informasi ini dipelajari dari router yang lain. Ketika menggunakan routing statis, seorang network administrator mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang ingin dituju secara manual. Jika  routing  yang  digunakan  adalah  statis,  maka konfigurasinya  harus  dilakukan...

PERTEMUAN 3 (Basic Configuration Cisco Router with Packet Tracer With CLI)

Gambar
 1. LANDASAN TEORI Di jaringan ini, router dan 2 PC digunakan.  Komputer terhubung dengan router menggunakan kabel tembaga langsung.  Setelah membentuk jaringan, untuk memeriksa konektivitas jaringan, PDU sederhana ditransfer dari PC0 ke PC1.  Status simulasi jaringan berhasil.  Dari jaringan ini, dapat diamati bahwa router menangani transfer data antar beberapa perangkat. 2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM 3. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN 4. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM 5. KESIMPULAN

PERTEMUAN 2 (JARINGAN CLIENT-SERVER)

Gambar
 1. LANDASAN TEORI Jaringan client-server merupakan  jaringan komputer dengan kommputer yang didedikasikan khusus sebagai server, di mana sebuah service/ layanan dapat diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Banyak service/ layanan jaringan client-server yang dapat diberikan oleh  satu komputer, misalnya server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi-service, meliputi mail server, web server, file server,  database server , dan sebagainya. 2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM GAMBAR 1( CLIENT-SERVER) Di Praktikum pertemuan 2 ini membahas mengenai cara membuat JARINGAN CLIENT-SERVER  dimana kita membuatnya dengan menggunakan 1 server,1 switch, 4 PC, dan menggunakan kabel straight. 3. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN    Pada percobaan dalam membuat JARINGAN CLIENT-SERVER ini seperti gambar 1 , dimana untuk saat ini belum ada permasal...