PERTEMUAN 6 (Routing Dynamic I)

1. LANDASAN TEORI

Routing dynamic adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara membuat jalur  komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Jika ada  perubahan topologi di dalam jaringan, maka router akan otomatis membuat jalur  routing yang baru. Routing dynamic ini lebih mudah dilakukan daripada menggunakan  routing static dan default. 

2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM




3. IDENTIFIKASI MASALAH DAN PENYELESAIAN

4. HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM

5. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil praktikum dan analisa diatas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :

1.      Perangkat baik end-device ataupun network-devicee dengan alamat IP yang berbeda jaringan dapat saling terhubung. alamat IP dengan jaringan yang berbeda tersebut dapat terhubung dengan menggunakan teknologi dynamic routing yang dibuat menggunakan perangkat router.

2.      Jika ada perubahan topologi antar jaringan, router otomatis akan membuat ruting yang baru..

3.      Dynamic routing besifat dinamik dan mampu melakukan update route dengan cara medistribusikan informasi mengenai jalur terbaik ke router lain.

4.      Routing dynamic digunakan untuk membagi informasi routing secara otomatis karena berfungsi pada inter routing protokol

5.      Dynamic router memiliki kelemahan yaitu  beban kerja router menjadi lebih berat karena selalu memperbarui IP Table pada setiap waktu tertentu sehingga kecepatan pengenalan dan kelengkapan IP Table terbilang lama karena router membroadcast ke semua router lainnya sampai ada yang cocok sehingga setelah konfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap router mendapat semua alamat IP yang ada.


Komentar