PERTEMUAN 5 (Routing Static II : Teknik Routing Lanjutan)

1. LANDASAN TEORI

            Static  Routing yaitu teknik roouting yang dilakukan secara langsung pada router yang akan di setting secara manual (static). Static routing ini memiliki keunggulan dalam hal pemakaian CPU dan RAM yang lebih rendah serta unggul dalam security (keamanan), sehingga static route masih sangat umum digunakan pada jaringan skala kecil dan menengah. Static route juga masih sangat umum bagi masyarakat karena jaringan ini masi digunakan dengan skala kecil dan menengah, seperti; perkantoran, warnet, perumahan dll.




     2. MATERI PERCOBAAN/PRAKTIKUM

Gambar 2.1 Konfigurasi CISCO PACKET TRACER

 

 

 

Di Praktikum ini membuat sebuah Routing Static lanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan menggunakan perintah yang sama yaitu CLI (Command Line Interface) dimana kita menggunakan Tiga Router, Tiga Switch/Hub dan beberapa PC,  yang telah di hubungkan dengan kabel Cross – Over dan kabel Stright.

 

Kemudian, nantinya akan di coba untuk uji koneksi dari Router 0 ke Router 2 tersebut agar berhasil dalam melakukan komunikasi atau dapat melakukan PING pada tiap salah satu dari PC pada tiap router tersebut.





  3. IDENTIFIKASI MASALAH & PENYELESAIAN

Pada percobaan dalam menghubungkan Router Static seperti gambar 2.1, dimana permasalahan nya yang sering / berulang kali terjadi mengalami Failed saat mengirim pesan atau melakukan PING melalui Command Prompt dari PC bagian Router 0 menuju ke PC Bagian Router 2, dan untuk cara mengatasi nya yaitu dengan cara isi alamat IP dan Default Gateway pada masing-masing PC.

 

Jadi, agar tidak terjadinya Failed pada setiap mengirim pesan atau PING  pada PC tiap” di Router nya, kita harus bisa menyesuaikan IP Default Gateway pada tiap-tiap jalur PC.




              4.  HASIL PERCOBAAN/PRAKTIKUM

                                            Gambar 3.1 Kirim Pesan Jalur Router 0 ke Router  2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                    Gambar 3.2 PING PC 0 pada Router 0 Ke PC5 pada Router 2

 




Pada gambar 3.1 di atas dapat dilihat dari hasil percobaan kirim pesan dari Jalur PC 0 pada Router 0 ke PC 5 pada Router 2 hasil nya adalah Successful yang menandakan bahwa Router 0 ke Router 2 tersebut dapat terkirim pesan dengan baik. Begitu sebaliknya pada gambar 3.2 di atas dapat dilihat dari hasil percobaan PING dari PC 0 pada Router 0 ke PC 5 pada Router 2 hasil nya adalah Reply yang menandakan bahwa Router 0 ke  Router 2 dapat terhubung dengan baik.

5.      KESIMPULAN

 

Kesimpulan pada praktikum Kelima ini dengan materi Router Static adalah jaringan yang terhubung dengan Tiga Router, Tiga Switch/Hub, dan beberapa PC dengan menggunakan kabel Cross - Over agar tidak terjadinya IP yang bertabrakan atau terjadinya Request Time Out dan dari Switch/Hub dengan menggunakan Kabel straight

 

Komentar